verifdec

Strategi Bisnis · 6 menit baca

5 Strategi Menentukan Harga Jual Produk agar UMKM Tetap Untung

Ditulis oleh Diky · Diterbitkan 2026-06-10 · Diperbarui 2026-06-10

Salah satu keputusan paling sering disepelekan pelaku UMKM adalah penentuan harga jual. Terlalu murah, margin tergerus dan usaha sulit bertahan saat biaya bahan naik. Terlalu mahal tanpa dasar yang jelas, pembeli lari ke kompetitor. Berikut lima strategi yang bisa dikombinasikan sesuai kondisi usahamu.

1. Cost-Plus Pricing (Berbasis HPP)

Ini pendekatan paling dasar: hitung Harga Pokok Produksi (HPP) per unit, lalu tambahkan margin keuntungan yang diinginkan. Pendekatan ini cocok untuk produk dengan biaya produksi yang jelas dan konsisten, seperti makanan olahan atau kerajinan tangan. Kelemahannya, cara ini mengabaikan persepsi nilai dari sisi pembeli.

2. Competitive Pricing (Berbasis Harga Pasar)

Kamu menetapkan harga dengan mengacu pada harga kompetitor sejenis. Cocok untuk produk yang mudah dibandingkan langsung, misalnya kebutuhan harian. Risikonya, jika struktur biayamu lebih tinggi dari kompetitor, mengikuti harga pasar bisa membuat margin negatif — makanya strategi ini harus tetap dicek ulang dengan hitungan BEP.

3. Value-Based Pricing (Berbasis Nilai yang Dirasakan)

Harga ditentukan berdasarkan seberapa besar manfaat yang dirasakan pembeli, bukan semata biaya produksi. Produk dengan diferensiasi kuat, cerita brand yang jelas, atau kualitas premium bisa dihargai lebih tinggi meski HPP-nya tidak jauh berbeda dari kompetitor kelas menengah.

4. Psychological Pricing (Harga Psikologis)

Teknik seperti menetapkan harga Rp49.000 alih-alih Rp50.000 terbukti memengaruhi persepsi harga terasa lebih murah meski selisihnya kecil. Teknik ini efektif untuk produk retail dan e-commerce, tapi sebaiknya tetap dikombinasikan dengan perhitungan margin yang jelas.

5. Bundling dan Tiering

Menjual produk dalam paket (bundling) atau menyediakan beberapa tingkatan harga (tiering: basic, reguler, premium) membantu menaikkan rata-rata nilai transaksi tanpa terlihat menaikkan harga satuan. Strategi ini juga membantu memenuhi kebutuhan pembeli dengan budget berbeda-beda.

Kombinasikan, Jangan Pilih Satu Saja

Praktiknya, UMKM yang sehat biasanya mengombinasikan cost-plus sebagai batas minimum harga (supaya tidak rugi), lalu menyesuaikan ke atas berdasarkan value-based dan competitive pricing. Sebelum menentukan angka final, cek dulu margin keuntungan sebenarnya dengan kalkulator margin agar strategi harga yang dipilih tetap realistis secara angka, bukan cuma feeling.

Coba sekarang

Kalkulator Margin & Markup